Personal Reflection

Still Under Maintenance

"Ada hal yang masih kuperbaiki, bukan karena aku tahu bagaimana akhirnya, tetapi karena sampai hari ini, aku belum tahu kapan harus berhenti."

Ada hal yang belum selesai.

Bukan karena tidak pernah dicoba untuk diperbaiki. Justru sebaliknya, sudah berkali-kali dicoba, diperiksa, dan dicari tahu bagian mana yang sebenarnya bermasalah.

Kadang terasa seperti sudah menemukan jawabannya. Kadang semuanya kembali ke titik yang sama.

So, I keep fixing things.

Sedikit demi sedikit, berharap kali ini ada yang benar-benar berubah. Berharap apa yang kemarin terasa rumit, hari ini bisa sedikit lebih mudah dipahami.

Tapi ada satu hal yang tidak pernah berhasil kutemukan jawabannya.

Sampai kapan?

Aku tidak tahu berapa lama lagi proses ini akan berjalan. Tidak tahu apakah semua usaha ini nantinya akan membawa sesuatu pada penyelesaian, atau justru mengajarkanku bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan dengan cara terus memperbaikinya.

Lucunya, dalam programming, kita bisa memberi status pada sesuatu yang sedang dikerjakan.

In progress.

Under maintenance.

Pending resolution.

Setidaknya, kita tahu bahwa ada sesuatu yang belum selesai.

Namun, hidup tidak selalu memberi kita kejelasan seperti itu. Kita hanya menjalani hari demi hari, melanjutkan apa yang masih bisa dilanjutkan, memperbaiki apa yang masih bisa diperbaiki.

Tanpa tanggal selesai. Tanpa kepastian. Kadang bahkan tanpa tahu apakah kita masih berada di jalan yang benar.

Mungkin memang belum waktunya selesai.

Atau mungkin, aku hanya belum siap menerima kemungkinan bahwa ada hal-hal yang tidak akan pernah selesai seperti yang kuharapkan.

Entahlah.

Untuk sekarang, masih ada yang sedang kuperbaiki.

Dan sampai hari ini, aku masih belum tahu sampai kapan.

Tags:ReflectionLife & Feelings